Tiga Keistimewaan Istiqomah dalam beribadah

Wonogiri–Manusia di dunia diminta beribadah. Ibadah itu mudah, pengajian dan sholat itu mudah, yang susah untuk ibadah adalah istiqomah. Demikian disampaikan KH. Asrori Al-Hafidz dalam pengajian Muslimat Ranting NU Pokoh Kidul digedung MWC, Minggu (21/6/2026).
KH. Asrori Al-Hafidz menyampaikan bahwa “yang diminta para ulama kepada Allah SWT ketika berdoa bukan kekayaan tetapi istiqomah dalam beribadah sampai meninggal”.
Tiga keistimewaan istiqomah antara lain :
1. Menghilangkan kesusahan diri sendiri
2. Menghilangkan ketakutan diri sendiri
3. Diberikan tempat terindah
Syarat Istiqomah menurut Al-Faqih Abu Laits :
1. Menjaga Lisan dari ghibah.
Orang ghibah dosanya sangat banyak, segera bertobat kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada orang yang kita ghibahi kalau tidak bisa, yang kita ghibahi didoakan yang lebih baik. Amal kita disetor pada yang dighibahi dan orang yang suka ghibah akan susah hidupnya.
2. Meninggalkan Suudzon
Orang tergantung prasangkanya apabila baik maka yang terjadi baik, apabila prasangka buruk maka akan menjadi buruk. Apapun yang terjadi harus prasangka baik, caranya merasakan nikmat yang lain.
3. Meninggalkan dari menghina orang lain
Iblis dan manusia ibadahnya lebih lama iblis tetapi sombong sehingga keluar dari surga.
4. Menghindari sesuatu yang dilarang
5. Kejujuran Lidah
6. Infak Fi Sabilillah
7. Jangan boros atau berfoya-foya
8. Jangan suka diagung-agungkan atau membanggakan diri
9. Sholat 5 waktu
10.Istiqomah dalam sunnah dan jama’ah
KH. Asrori Al-Hafidz juga mengajak untuk istiqomah, dengan istiqomah maka akan turun malaikat ketika kita akan meninggal. Malaikat akan menguatkan “Jangan takut, jangan khawatir meninggalkan dunia karena yang ditinggalkan akan dijaga Allah SWT, imbuh KH. Asrori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *