Wonogiri–Ratusan umat Islam di wilayah Pokoh Kidul menghadiri Safari Maulid Nabi Ranting NU Desa Pokoh Kidul, Rabu (16/9/2026), di Musholla Baiturrahman. Agenda itu menghadirkan Ustadz Abdul Rosyid,Spd,SD Ketua Tanfidyah MWC NU Kecamatan Jatiroto.
Ketua Panitia Masjid Al-Hidayah Kajar yang diwakili oleh Joko Pambudi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran jamaah dalam Safari Maulid Nabi Ranting NU Pokoh Kidul. Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah Kajar juga mengapresiasi warga yang begitu antusias untuk gotong royong dalam mensukseskan acara kali ini.
Joko Pambudi dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini sebagai majelis ilmu, harapannya jamaah bisa mengambil hikmah dalam majelis ilmu ini.
Ketua dusun kajar dalam sambutannya mengapresiasi warga yang begitu antusias dalam kegiatan Safari Maulid. Beliau menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan pengajian ini.
Ketua Ranting NU Pokoh Kidul, Suratmin Aziz mengucapkan terima kasih kepada Takmir Musholla Baiturrahman dan donatur yang telah ikut andil dalam acara ini, semangat jamaah yang hadir memotivasi kita untuk lebih baik kedepannya,imbuhnya.
Pada mauidhoh hasanahya, Ustadz Abdul Rosyid menyampaikan NU adalah organisasi yang mengikuti adat istiadat. Banyak adat istiadat dimasyarakat yang sering kita lakukan adalah kondangan dan brokohan. Walaupun istilah ini berbeda dengan istilah dalam bahasa islam yang penting kita niatkan dengan hati yang ikhlas.
Dalam majelis taklim beliau menyampaikan sebuah hadis Seorang arab badui bertanya kepada Nabi ﷺ tentang hari Kiamat. Dia berkata, “Kapan hari Kiamat akan terjadi?” Beliau ﷺ bersabda, “Apa yang telah engkau siapkan untuk hari Kiamat?” Orang itu menjawab, “Tidak ada. Hanya saja aku mencintai Allah dan Rasul-Nya ﷺ.” Beliau bersabda, “Engkau akan bersama orang yang engkau cintai.” Anas berkata, “Belum pernah kami bahagia dengan sesuatu seperti bahagianya kami dengan sabda Nabi ﷺ, ‘Engkau bersama orang yang engkau cintai.'” Anas melanjutkan, “Sungguh aku mencintai Nabi ﷺ, Abu Bakar dan Umar. Aku berharap akan bersama mereka dengan sebab kecintaanku pada mereka sekalipun aku belum beramal semisal amal mereka.”
Orang yang nanti akan masuk surga bersama Nabi Muhammad SAW adalah orang sudah mengetahui sholat, puasa dan shodaqoh, maka pentinganya menghadiri majelis taklim agar bisa memahaminya. Apbila kita mencintai Nabi tentu kita akan mengikuti sunah nabi muhammad SAW.
Pada majelis ilmu ini beliau juga mengajak untuk menjaga agar desa ini tentram yaitu :
1. Memakai ilmunya ulama karena ulama adalah pewaris Nabi Muhammad SAW
2. Pemimpin yang adil
3. Menghargai orang lain, termasuk orang miskin karena orang miskin memiliki doa yang diijabahi untuk mendoakan kebaikan orang lain.
Gambaran surga kebalikan dari dunia, didunia orang kaya yang menjadi penguasa maka disurga orang miskinlah yang menguasai dan orang miskin mendahului masuk surga dengan selisih waktu 1500 tahun dari pada orang kaya. Dan orang miskin disurga memiliki syafaat untuk orang kaya yang dermawan dimana didunia telah membantunya.
Terkait Rezeki kita didunia beliau menyampaikan beberapa tingkatan yaitu :
1. Rezeki paling bawah adalah harta. Perkara dunia lihat bawah perkara akhirat lihat atas.
2. Rezeki paling unggul adalah sehat
3. Rezeki Paling Utama adalah anak sholeh
4. Rezeki paling sempurnya adalah ridho dari Allah SWT
