Wonogiri – Ratusan orang menghadiri Safari Maulid Nabi Muhammad Saw, Jumat (19/9/2025), di Masjid Baitul Amal, Gudang, Desa Pokoh Kidul. Kegiatan yang digagas Ranting NU Pokoh Kidul itu menghadirkan dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, H.Indra Setiawan, S.E., M.M. untuk memberikan tausiah.
Peringatan Maulid Nabi yang dimeriahkan Grup Hadroh Ikhlas Hati itu menjadi momentum spiritual untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak mulianya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Indra mengajak jemaah merenungi kembali makna kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan bahwa Maulid adalah kesempatan emas untuk menumbuhkan kecintaan kepada Baginda Rasul sekaligus meneladani setiap langkah perjuangannya. “Rasulullah adalah uswatun hasanah, teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan,” ujarnya, sembari mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21.
Ustaz Indra juga mengingatkan bahwa kehadiran Nabi adalah jawaban atas doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sebagaimana tertulis dalam Surah Al-Baqarah ayat 129. Kehadiran Rasulullah, tambahnya, adalah rahmat besar bagi seluruh alam semesta.
Tausiyah malam itu terasa hidup ketika Indra menuturkan sifat-sifat utama Rasulullah SAW seperti kejujuran yang membuat beliau digelari Al-Amin, kesabaran menghadapi cobaan, kasih sayang kepada semua makhluk, kerendahan hati dalam keseharian, hingga kedermawanan yang tiada tanding. “Akhlak beliau adalah Al-Qur’an,” tegas Indra, mengutip jawaban Siti Aisyah RA ketika ditanya tentang pribadi Nabi.
Cicuk Sukardi, S.Pd.I., selaku Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Wonogiri, menegaskan pentingnya menjadikan Maulid sebagai ajang muhasabah. “Kita jangan berhenti pada perayaan seremonial, tetapi harus benar-benar meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Saya sangat mengapresiasi Pengurs Ranting NU Pokoh Kidul yang sudah menyelenggarakan Safari Maulid Nabi ini,” katanya.
Ketua Ranting Nu Pokoh Kidul Suratmin Aziz, berharap masyarakat Pokoh Kidul semangat dalam berselawat dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan takmir masjid dan masyarakat sehingga Safari Maulid Nabi Muhammad Saw di wilayah Pokoh Kidul berjalan sukses,”imbuhnya.
Peringatan Maulid di Pokid tahun ini tidak hanya menjadi pertemuan keagamaan, tetapi juga ruang refleksi. Dari lantunan doa, tausiah, hingga kebersamaan jamaah, tersirat tekad untuk menghadirkan kembali spirit Rasulullah dalam kehidupan umat. Sebuah ajakan agar nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kerendahan hati tetap hidup di tengah masyarakat.
